Minggu, 15 April 2018

Tentang Rasa


-Tentang Rasa-

Kali ini saya menyerah..
Menyerah dengan cinta selain pada-Nya
Aku tak mau menunggu
Aku lelah menunggu..
Aku diam bukan berati bisu
Diam bukan berati tak memperhatikan
Diam bukan berati acuh
Diam bukan berati tak tau
Diam bukan berati tak merasakan
Diam buukan berati kalah
Diam bukan berati tak mau tau.
Aku diam tapi memperhatikan
Diam tapi peduli
Diam memperhatikan
Aku memendam rasa dalam diam
Mungkin kau tak mau tau tentang ini
Kau tak peduli
Kau tak mau menoleh sedikitpun
Kau acuh

Tapi terimakasih.. karena kau yang sepergi itu,sekarang aku tak mau tau tentajgmu.
Dan aku takkan membiarkan kau masuk lebih dalam pada celah hatiku yg terbuka meski sangat sedikit.
Akan ku tutup rapat-rapat.
Dan aku akan tetap diam.
Sampai kapan?
Sampai waktunya aku kan berbicara..
Maaf,aku menjauh..
Dan jangan harap ketika aku sudah memutuskan melangkah maju,aku akan berbalik arah dan berjalan mundur.
Doakan saja,agar aku sdlalu di tetapkan dalam agama-Nya
Dan istiqomah tentunya menjalani semua ini.. Hanya karena-Nya
Dan aku harap,kau pun begitu..

Selamat tinggal kau yg pernah berada lama di hatiini..
Aku tak mau berharap lagi padamu.. Dan aku tak mau hidup dalam bayangan di mana aku bersamamu.
.
Aku ingin menatap lurus masa depanku..
Aku tak mau terlalu berharap padamu,kecuali takdir Allah yg akan mempersatukan kelak..
Kalau tak bersatu di kemudian hari ?
Tenang,kita kan dipersatukan dengan orang yg paliiingg tepat melengkapi separuh agama pada diri masing"..

Barakallahfiik
-Neng Kinar | 04 September 2017

Ig : @sajadah.rindu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hidup dengan Perbandingan?

Ini tentang manusia lemah yang selalu bungkam, kelakarnya mengambang di permukaan, yang hanya mampu memainkan senandika tanpa tata krama. M...