Kamis, 11 Mei 2017

Aku merindukanmu

In the brightness of the sun? Or the stillness of the night?

Hello sahabat..
Dimana dirimu, aku merindukanmu, aku merindukan kebersamaan kita yang dahulu, dimana kita tidak perlu khawatir apakah besok kita masih akan bertemu, apakah besok aku masih bersamamu, apakah besok masih ada cerita baru, atau justru hidupku bagaikan kesunyian waktu. Tanpa kamu | Sahabat..

Apa kau pun merindukanku? Tanpa aku tahu itu. Setidaknya aku masih merasa dekat denganmu, lewat status media sosial mu..
Bersama siapakah kamu? Apa mereka yang selalu membantumu? Apa mereka yang selalu ada untukmu? Apa mereka yang menemukan pelangi dimatamu? Apa mereka yang mengagumi kebaikan hatimu? Apa mereka yang selalu setia menunggu ceritamu? Apa mereka yang mendekatkanmu pada Rabb mu? Atau justru sebaliknya?

Mereka yang hanya memandangmu sebelah mata? Mereka yang datang ketika suka? Mereka yang hanya mau didengar tanpa mau berbagi cerita? Mereka yang mendekat karna kau bisa? Mereka yang mengajakmu berbuat dosa? Mereka yang tidak membiarkanmu meraih surga? Mereka yang menjerumuskanmu dengan seketika? Tidak.

Aku yakin kau bersama mereka yang baik hatinya, tanpa ada munafik didalamnya. Aku yakin kau akan lebih bahagia bersama mereka, karna mereka lebih dari aku segalanya. Sedang aku, hanya sahabat lamamu, yang dulu pernah menghabiskan waktu bersamamu, yang selalu merindukan senyum diwajah mu, yang kini tak ada dimatamu. Tapi aku berharap aku selalu ada dalam doamu, kawan!! Aku tunggu kehadiranmu di kesuksesan masa depan...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hidup dengan Perbandingan?

Ini tentang manusia lemah yang selalu bungkam, kelakarnya mengambang di permukaan, yang hanya mampu memainkan senandika tanpa tata krama. M...