Sabtu, 13 Mei 2017

Rinduku selalu menyapamu

Entah bagaimana aku menyapamu.. Bahkan kau enggan menyuratkan rindu, setidaknya kau menanyakan bagaimana aku, dan kau boleh pergi setelah itu..

Kau boleh meninggalkan aku, bersama mereka yang selalu mendukungmu. Aku takkan berharap kau kembali padaku, karna itu suatu ketidakmungkinan yang pernah ku bayangkan. Yup!! It's impossible guys!!

Keinginan dan harapanku satu, kau bahagia dimasa depanmu, dengan kesuksesanmu...
Kasihan aku, yang kini belum menemukan sahabat baru, seperti kamu..  Temanku mungkin seribu, tapi sahabatku belum cukup satu..


Flat!!! Udh gk bisa diterusin, lg gk baper soalnya --nulis itu harus dibaperin--Oops!!
Bersambung

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hidup dengan Perbandingan?

Ini tentang manusia lemah yang selalu bungkam, kelakarnya mengambang di permukaan, yang hanya mampu memainkan senandika tanpa tata krama. M...