Sunyinya waktu membuatku terlelap bisu
Waktupun akan pelah, seperti aku sekarang
Tapi cerita dongeng peri kecilku selalu berkata
Bahwa waktu takkan menyerah
Menyerahnya waktu adalah ketika ia berhenti bekerja
Kesunyiannya akan melemahkan mereka yang kurang menghargai
Waktu, bolehkah aku mengajukan satu?
Pertanyaan tentang segala keluhku?
Kapan kau akan membuka pintu rahasiamu?
Rahasia tentang kapan aku akan bertemu dengannya
Rahasia apakah dia selalu akan baik-baik saja
Tapi apa kau mampu menjawab 1001 pertanyaanku tentang rahasiamu?
Oh, sepertinya aku keliru
Menanyakan rahasia kepada pemiliknya
Waktu tak bisa menjawab rahasianya
Kupandangi langit atap kamar berwarna biru
Waktu berdetak detik demi detik mengikuti pemikiranku
Aku termenung... Lagi lagi tentang rindu
Bulan.. Apa kau sudah menyampaikan rinduku?
Atau bintang kau lupa memberitahu rembulan?
Aku merasa jenuh..
Dengn hanya satu nama yg terus muncul menjadi sasaran rinduku
Malam yang kelabu selalu pantas sebagai waktu untuk mengadukan rindu
Berterimakasihlah...
Sebelum Sang Raja Siang mengambil ketinduanmu dan menggantinya dengan keceriaan baru
Akankah kau lakukan itu, Mentari?
Selasa, 24 Oktober 2017
Sabtu, 21 Oktober 2017
Kita takkan pernah sama
Aku berjalan menghitung dedaunan berjatuhan
Dedaunan yang tak pernah menyalahkan angin ketika ia jatuh
Dedaunan yg selalu jatuh cinta walau sang embun tanpa warna
Ku telusuri langkah yang mungkin tanpa tujuan
Ku pijak bumi dengan segala keindahan
Tapi aku tak tau sampai kemana langkah ini akan bertahan
Dengan atau tanpa seseorang
Yang ku anggap mampu menuntun ke depan
Aku tak mudah jatuh cinta
Tapi akan ada kebaikan yg akan membuatnya tidak sulit
Bagaimanapun juga
Wahai hati
Kau harus selalu sadar
Siapa dia dan siapa engkau
Wahai diri
Apa kau masih mau perasaan yg sama
Atau kau akan belajar mengikhlaskan (?)
Dedaunan yang tak pernah menyalahkan angin ketika ia jatuh
Dedaunan yg selalu jatuh cinta walau sang embun tanpa warna
Ku telusuri langkah yang mungkin tanpa tujuan
Ku pijak bumi dengan segala keindahan
Tapi aku tak tau sampai kemana langkah ini akan bertahan
Dengan atau tanpa seseorang
Yang ku anggap mampu menuntun ke depan
Aku tak mudah jatuh cinta
Tapi akan ada kebaikan yg akan membuatnya tidak sulit
Bagaimanapun juga
Wahai hati
Kau harus selalu sadar
Siapa dia dan siapa engkau
Wahai diri
Apa kau masih mau perasaan yg sama
Atau kau akan belajar mengikhlaskan (?)
Jumat, 20 Oktober 2017
Kekuatan doa
Edisi 17/08/17 💕
Ketika tulisan itu tak lagi nyata
Ketika aku tak mampu lagi merangkai kata
Ketika kau entah berada dimana
Percayalah kebaikan itu selalu ada
Menyertaimu. Mengikuti setiap pijak langkahmu. Kau tau kebaikan apa itu? Kebaikan itu adalah Doa. Doa yg selalu kau labuhkan pada-Nya. Doa yg terlalu rahasia. Doa ketika hanya ada kau dan Dia.
Beribu harapan yg selalu ada kepastian. Kau hanya perlu menunggu waktu. Waktu yg tepat untuk mengabulkan doamu. Ketika hanya Dia yg tau semua yg terbaik untukmu. So, jangan berhenti berdoa, dan percaya.
Terimakasih malaikat hidupku. You are my everything. Terimakasih untuk beribu harapan di tanggal hari ini. Untuk Indonesia. To our beloved country.
#KekuatanDoa #TiadaDoaYgTertolak
#R172 #Pesona72 #NKRIHargaMati
Ketika tulisan itu tak lagi nyata
Ketika aku tak mampu lagi merangkai kata
Ketika kau entah berada dimana
Percayalah kebaikan itu selalu ada
Menyertaimu. Mengikuti setiap pijak langkahmu. Kau tau kebaikan apa itu? Kebaikan itu adalah Doa. Doa yg selalu kau labuhkan pada-Nya. Doa yg terlalu rahasia. Doa ketika hanya ada kau dan Dia.
Beribu harapan yg selalu ada kepastian. Kau hanya perlu menunggu waktu. Waktu yg tepat untuk mengabulkan doamu. Ketika hanya Dia yg tau semua yg terbaik untukmu. So, jangan berhenti berdoa, dan percaya.
Terimakasih malaikat hidupku. You are my everything. Terimakasih untuk beribu harapan di tanggal hari ini. Untuk Indonesia. To our beloved country.
#KekuatanDoa #TiadaDoaYgTertolak
#R172 #Pesona72 #NKRIHargaMati
Baik baik disana ya 😊
Ketika tulisan itu tak lagi nyata
Ketika aku tak mampu lagi merangkai kata
Ketika semua telah hilang tak lagi ada
Ketika dia entah bagaimana kabarnya
Ketika kita tak lagi akan berjumpa
Ketika aku hanya mampu mengadukan pada-Nya
Dia...
Seseorang yg dulu pernah ada
Seseorang yg waktu pun akan setia
Ketika aku hanya bersama-Nya
Dia pun ada dalam kiblat yg sama
Aku, Kamu | Kita pernah melabuhkan doa
Kepada Allah Ta'ala
Kepada Dia, Sang Maha Cinta
Ketika aku tak mampu lagi merangkai kata
Ketika semua telah hilang tak lagi ada
Ketika dia entah bagaimana kabarnya
Ketika kita tak lagi akan berjumpa
Ketika aku hanya mampu mengadukan pada-Nya
Dia...
Seseorang yg dulu pernah ada
Seseorang yg waktu pun akan setia
Ketika aku hanya bersama-Nya
Dia pun ada dalam kiblat yg sama
Aku, Kamu | Kita pernah melabuhkan doa
Kepada Allah Ta'ala
Kepada Dia, Sang Maha Cinta
Kamis, 22 Juni 2017
Sajadah Rindu
Rindu.
Diatas sajadah kutitipkan.
Derai cinta yang pernah Engkau berikan.
Meski jarak jauh tak terbayangkan. PadaMu ku persaksikan.
Cinta yang hanya dalam diam.
Tak mampu mengungkapkan apalagi menyuruh untuk menaruh harapan. Rindu dalam diam ku puitiskan.
Kepada Engkau yang telah memberiku pengenalan.
Dengan dia jika memang sebaik-baik pilihan.
Diatas sajadah kutitipkan.
Derai cinta yang pernah Engkau berikan.
Meski jarak jauh tak terbayangkan. PadaMu ku persaksikan.
Cinta yang hanya dalam diam.
Tak mampu mengungkapkan apalagi menyuruh untuk menaruh harapan. Rindu dalam diam ku puitiskan.
Kepada Engkau yang telah memberiku pengenalan.
Dengan dia jika memang sebaik-baik pilihan.
Selasa, 06 Juni 2017
Berlari dari Ketidakpastian
"Aku percaya setiap mereka itu sama. Jadi mengapa aku selalu berharap untuk dihargai. Sementara aku sendiri saja benci mereka."
Andai aku bisa. Menyuruh dia seperti yg ku minta. Tidak lebih dari peduli, hanya aku ingin dihargai.
Andai aku berani. Menyapa nya lagi. Tapi aku tahu dengan semua jawaban tak peduli. Aku benci. Jika harus terus mencintai.
Maaf Tuhan, aku memilih pergi. Tapi bukan berarti aku sudah tak peduli. Hanya saja aku sadar bahwa bertahan itu lebih menyakitkan daripada melepaskan.
Aku ingin pergi. Pergi dari mengharapkannya. Aku selalu meminta agar ia jauh dari jangkauan ku. Tapi nyatanya? Aku kembali. Kembali dengan rasa yang sama. Patah hati jangan ditanya. Karena itu pasti ada. Jadi bagaimana aku harus meminta agar dijauhkan darinya? Jadi bagaimana aku harus pergi? Apa dengan berhenti berharap karena dia hanya memberi janji tanpa ada harapan yang pasti. Dia berani datang pun harus berani pergi. Pergi dengan hal yang pasti. Ku beri dia hati, tapi tak juga ia kembalikan lagi. Kau boleh pergi asalkan kau kembalikan hati ini. Semula. Tanpa luka.
Andai aku bisa. Menyuruh dia seperti yg ku minta. Tidak lebih dari peduli, hanya aku ingin dihargai.
Andai aku berani. Menyapa nya lagi. Tapi aku tahu dengan semua jawaban tak peduli. Aku benci. Jika harus terus mencintai.
Maaf Tuhan, aku memilih pergi. Tapi bukan berarti aku sudah tak peduli. Hanya saja aku sadar bahwa bertahan itu lebih menyakitkan daripada melepaskan.
Aku ingin pergi. Pergi dari mengharapkannya. Aku selalu meminta agar ia jauh dari jangkauan ku. Tapi nyatanya? Aku kembali. Kembali dengan rasa yang sama. Patah hati jangan ditanya. Karena itu pasti ada. Jadi bagaimana aku harus meminta agar dijauhkan darinya? Jadi bagaimana aku harus pergi? Apa dengan berhenti berharap karena dia hanya memberi janji tanpa ada harapan yang pasti. Dia berani datang pun harus berani pergi. Pergi dengan hal yang pasti. Ku beri dia hati, tapi tak juga ia kembalikan lagi. Kau boleh pergi asalkan kau kembalikan hati ini. Semula. Tanpa luka.
Jumat, 02 Juni 2017
Short post
Hidup itu bagaikan naskah drama yang ditulis oleh Allah subhanahuwata'ala di Lauh Mahfuz yang setiap manusia --sebagai pemainnya telah memiliki jalan cerita yang tidak diketahui sebelumnya. Sehingga kita tinggal mengikuti skenario dari Sang Pencipta
Kamis, 01 Juni 2017
Dia takkan mau menerima apa-apa
Karenamu aku mampu menegakkan Tahajudku --yg tak pernah ku tau-- hanya demi membawa namamu. Jadi kau menjadi org yg berarti bagiku. Karna kau membuatku lebih dekat dengan Rabbku. Jadi bagaimana aku harus membalasmu? Apa dgn menjauhimu itu cukup untukmu?
Aku tak pernah kenal apa itu cinta. Apalagi Allah belum mengajariku sebelumnya. Hingga aku jatuh pada hati yg salah. Untuk mengambil kembali pun cukup susah. Aku selalu tau bahwa setiap mencintai selalu ada hati yg tersakiti. Aku selalu tau dimanapun kamu, kau takkan melihatku. Aku hanyalah angin lalu. Aku layaknya kaca tebal yang buram dimatamu. Aku selalu mencoba pergi, tapi pun selalu kembali.
Sekarang aku tidak berani. Kembali menyapa orang yg tak pernah peduli. Seakan aku menjadi pengemis yg selalu berharap untuk diberi. Dan kau tahu apa yg kulakukan selama ini??? Hanya mencari tempat belajar menghargai.
Aku tak pernah kenal apa itu cinta. Apalagi Allah belum mengajariku sebelumnya. Hingga aku jatuh pada hati yg salah. Untuk mengambil kembali pun cukup susah. Aku selalu tau bahwa setiap mencintai selalu ada hati yg tersakiti. Aku selalu tau dimanapun kamu, kau takkan melihatku. Aku hanyalah angin lalu. Aku layaknya kaca tebal yang buram dimatamu. Aku selalu mencoba pergi, tapi pun selalu kembali.
Sekarang aku tidak berani. Kembali menyapa orang yg tak pernah peduli. Seakan aku menjadi pengemis yg selalu berharap untuk diberi. Dan kau tahu apa yg kulakukan selama ini??? Hanya mencari tempat belajar menghargai.
Kaca Tebal Yang Buram
Aku hanyalah angin lalu. Sudah sedari dulu kusadari itu. Terimakasih karna kau selalu mengacuhkan aku. Terimakasih karna kau tidak terlalu baik padaku. Terimakasih atas segala pengajaran yg kudapat setelah mengenalmu. Tinggalkan aku. Jangan ingat aku. Sekarang aku benci, aku benci dgn hal paling menyedihkan yg harus ku lakukan kini. Ya, melupakan sosokmu. Tak seburuk itu. Aku tahu kau tertawa membaca pernyataanku. Bagaimanapun aku akan baik baik saja. Tanpamu.
Aku lebih baik disini. Dan merasa lebih pasti. Untuk mencapai sukses ku nanti. Biarlah aku disini. Menunggu seseorang yang siap menyapa ku. Membuatku terbang lebih tinggi. Dan mencapai semua mimpi.
Aku lebih baik disini. Dan merasa lebih pasti. Untuk mencapai sukses ku nanti. Biarlah aku disini. Menunggu seseorang yang siap menyapa ku. Membuatku terbang lebih tinggi. Dan mencapai semua mimpi.
Minggu, 28 Mei 2017
Terlalu menuntutnya untuk peduli
Terlalu menuntutnya untuk peduli
Sehina apa diri ini? Seburuk apa akhlak ini? Seberapa tiada artinya jiwa ini? Seberapa tidak bernilainya harga diri ini? Dimatamu...
Kapan kau peduli??? Sedari dulu hanya tentang peduli, namun tidak pernah ada jawaban yang pasti, hingga aku pum berhenti menanti..
Aku rindu, tapi aku malu mengatakan padamu, sebab aku bukan siapa-siapa mu, jadi aku lebih memilih untuk membisu, meski sakitnya hanya aku yang tahu --ADL--
Kau tahu... Bagaimana rasanya rindu kepada orang yang tak pernah peduli?? Coba kau bayangkan sendiri...
Untuk sekadar melihat senyummu, yang bukan selalu karena ku, apalagi untuk ku, saja selalu ku tunggu.. Apalagi tentang kepedulian mu... Tapi aku sadar, Seberapa kebaikan yang ku sebar, takkan mampu membuat hatimu tertampar --lol-- aku mencoba untuk bersabar, nyatanya aku masih terus mengejar, tanpa peduli lelahnya berjuang dengan selalu berkorban...
PEDULI, adalah kata yang pertama dalam abjad kamus hidupku. Ya, sebegitu utamanya masalah peduli. Sudahlah. Aku memang butuh peduli. Tapi aku takkan mengemiskan itu pada dia yang memang tak pernah ada disini.
PEDULI.. Sedari dulu hanya itu. Finally, Aku selalu menuntut nya untuk peduli. Padahal aku tahu bahwa mencintai adalah memberi tanpa meminta untuk diberi dan peduli tanpa mengharapkan balasan yang pasti... Jadi, untuk apa aku menuntut peduli (? )
Udh.CYA, In My Next Post 😊😉
Sehina apa diri ini? Seburuk apa akhlak ini? Seberapa tiada artinya jiwa ini? Seberapa tidak bernilainya harga diri ini? Dimatamu...
Kapan kau peduli??? Sedari dulu hanya tentang peduli, namun tidak pernah ada jawaban yang pasti, hingga aku pum berhenti menanti..
Aku rindu, tapi aku malu mengatakan padamu, sebab aku bukan siapa-siapa mu, jadi aku lebih memilih untuk membisu, meski sakitnya hanya aku yang tahu --ADL--
Kau tahu... Bagaimana rasanya rindu kepada orang yang tak pernah peduli?? Coba kau bayangkan sendiri...
Untuk sekadar melihat senyummu, yang bukan selalu karena ku, apalagi untuk ku, saja selalu ku tunggu.. Apalagi tentang kepedulian mu... Tapi aku sadar, Seberapa kebaikan yang ku sebar, takkan mampu membuat hatimu tertampar --lol-- aku mencoba untuk bersabar, nyatanya aku masih terus mengejar, tanpa peduli lelahnya berjuang dengan selalu berkorban...
PEDULI, adalah kata yang pertama dalam abjad kamus hidupku. Ya, sebegitu utamanya masalah peduli. Sudahlah. Aku memang butuh peduli. Tapi aku takkan mengemiskan itu pada dia yang memang tak pernah ada disini.
PEDULI.. Sedari dulu hanya itu. Finally, Aku selalu menuntut nya untuk peduli. Padahal aku tahu bahwa mencintai adalah memberi tanpa meminta untuk diberi dan peduli tanpa mengharapkan balasan yang pasti... Jadi, untuk apa aku menuntut peduli (? )
Udh.CYA, In My Next Post 😊😉
Rabu, 24 Mei 2017
Save Me From Myself
Save Me From Myself 23/05/2017
I want it all I want it now Forget about the consequences I know that it's bad, it's better to wait But sometimes I can be selfish And the only sound I hear is right now And all my patience gets locked out I know that it's wrong
Big lights pull me in every time
I want it all I want it now Forget about the consequences I know that it's bad, it's better to wait But sometimes I can be selfish And the only sound I hear is right now And all my patience gets locked out I know that it's wrong
And I want to change
I need You here with me
Allah, Allah, Allah
Save me from myself
Allah, Allah, Allah
Lord I need Your help
Allah, Allah, Allah
Save me from myself
Allah, Allah, AllahBig lights pull me in every time
And it's so hard to break a pattern
But I see it clear, what's deep inside
Is the only thing that really matters
So tell me how, how to turn it around
Before my senses hit the ground
‘Coz I know that's it's wrong
And I want to change
I need You here with me
Save me from myself
‘Coz I tripped and fell
And there is nothing, nothing
that I won't do
Oh, save me from myself
‘Coz I need Your help
And now I'm running, running
Back to You
Senin, 22 Mei 2017
Tinggalkan Aku
Kamu. Tinggalkan lah aku disini. Pergilah bersama mereka. Bukan aku yang tak butuh kamu, tapi kau yang memilih pergi. Kau tidak pernah peduli. Hanya itu yang ku tau selama ini.
Ya kamu. Pergilah. Aku benci. Selalu disia-siakan. Biarlah kau pergi. Aku akan lebih senang dengan ini. Tiada lagi harapan tanpa kepastian. Tiada lagi pengejaran. Tiada lagi perjuangan. Tiada lagi yang akan berkorban. Tiada lagi kekhawatiran. Tiada lagi ketidakpastian. Entah ada atau tidak mendoakan. Biarlah kesunyian waktu yang menentukan.
Aku lebih baik disini. Sendiri. Dan merasa lebih pasti. Untuk mencapai sukses ku nanti. Biarlah aku disini. Menunggu seseorang yang siap menyapa ku. Membuatku terbang lebih tinggi. Dan mencapai semua mimpi. Biarlah aku disini. Kapanpun kau memanggilku, aku akan ada disana. Jika kau perlu. Tak apalah kamu hanya datang ketika hanya butuh, bukan keluh yang akan kau bagikan kepadaku.
Thanks Time
Terimakasih kau selalu mengajariku untuk acuh terhadap hal-hal yang tiada arti. Terimakasih kau telah mengajariku bagaimana cara bersabar untuk setiap ketidakpedulian. Terimakasih telah mengajariku untuk selalu menghargai setiap orang yang mencintai. Terimakasih hingga aku tau apa arti mencintai dalam diam, yang hanya mampu memandang dari kejauhan, yang berdiam diri dalam kesendirian, dan hanya menanti ketidakpastian. Tapi aku menjadi tahu indahnya mencintai dengan mendoakan... Terimakasih.
Ya kamu. Pergilah. Aku benci. Selalu disia-siakan. Biarlah kau pergi. Aku akan lebih senang dengan ini. Tiada lagi harapan tanpa kepastian. Tiada lagi pengejaran. Tiada lagi perjuangan. Tiada lagi yang akan berkorban. Tiada lagi kekhawatiran. Tiada lagi ketidakpastian. Entah ada atau tidak mendoakan. Biarlah kesunyian waktu yang menentukan.
Aku lebih baik disini. Sendiri. Dan merasa lebih pasti. Untuk mencapai sukses ku nanti. Biarlah aku disini. Menunggu seseorang yang siap menyapa ku. Membuatku terbang lebih tinggi. Dan mencapai semua mimpi. Biarlah aku disini. Kapanpun kau memanggilku, aku akan ada disana. Jika kau perlu. Tak apalah kamu hanya datang ketika hanya butuh, bukan keluh yang akan kau bagikan kepadaku.
Thanks Time
Terimakasih kau selalu mengajariku untuk acuh terhadap hal-hal yang tiada arti. Terimakasih kau telah mengajariku bagaimana cara bersabar untuk setiap ketidakpedulian. Terimakasih telah mengajariku untuk selalu menghargai setiap orang yang mencintai. Terimakasih hingga aku tau apa arti mencintai dalam diam, yang hanya mampu memandang dari kejauhan, yang berdiam diri dalam kesendirian, dan hanya menanti ketidakpastian. Tapi aku menjadi tahu indahnya mencintai dengan mendoakan... Terimakasih.
Minggu, 21 Mei 2017
Hari Perpisahan
Lagi
Apasih yang disebut "kita"? Ya, jelaslah ya. Aku dan kamu pasti menjadi kita. Yup, begitulah..
Aku | Kamu | Kita tersenyum bahagia.. Bukan karena dia ataupun mereka.. Tapi kita sendiri yang menciptakannya.. Entah kapan senyuman itu sirna.. Mungkin menunggu ditelan dunia.. -lol- Bukan. Lebih tepat jika waktu yang memisahkannya.. Memisahkan kita.. Sekarang.. Terakhirku melihat senyummu dimataku, bukan hanya sekadar foto media sosialmu.. Senyum yang tulus dari hati.. Semoga takkan pernah mati.. Di keheningan nan sunyi.. Aku boleh menanti.. Kapan senyuman itu datang l3dan kembali.. Masih dengan ketulusan sepi.. Apalah arti diri ini.. Yang tidak menjadi al3mengapa kau tertawa.. Yang tidak selalu mendengar kisah bahagia.. Namun sebaliknya.. Yang hanya mampu diberi keluh kesah tentang cerita duka.. Ya, inilah aku.. Yang tidak selalu dimatamu.. Tapi ku pastikan kay selalu ada dalam doaku..
Today. Hari perpisahan. The last kenangan kita.. Apa kau masih mau mengingatnya? Bahkan aku mengabadikannya? Atau mungkin menjadikan pelajaran berharga? Entah kau akan pilih yang mana..
Kesan dan Pesan
Kesanku adalah bahwa aku berterima kasih kau telah mengajari ku untuk selalu bersabar dalam setiap suka maupun kecewa, terus mengingatkan ku saat aku hilang arah, dan lebih banyak pelajaran berharga yang ku dapat hingga lupa ku tulis semua..
Pesanku adalah tentang mimpi.. Lebih beranilah untuk bermimpi setinggi langit. Hingga kau berhasil menggapai nya. Usaha dan doa adalah selalu menjadi kuncinya.
Apasih yang disebut "kita"? Ya, jelaslah ya. Aku dan kamu pasti menjadi kita. Yup, begitulah..
Aku | Kamu | Kita tersenyum bahagia.. Bukan karena dia ataupun mereka.. Tapi kita sendiri yang menciptakannya.. Entah kapan senyuman itu sirna.. Mungkin menunggu ditelan dunia.. -lol- Bukan. Lebih tepat jika waktu yang memisahkannya.. Memisahkan kita.. Sekarang.. Terakhirku melihat senyummu dimataku, bukan hanya sekadar foto media sosialmu.. Senyum yang tulus dari hati.. Semoga takkan pernah mati.. Di keheningan nan sunyi.. Aku boleh menanti.. Kapan senyuman itu datang l3dan kembali.. Masih dengan ketulusan sepi.. Apalah arti diri ini.. Yang tidak menjadi al3mengapa kau tertawa.. Yang tidak selalu mendengar kisah bahagia.. Namun sebaliknya.. Yang hanya mampu diberi keluh kesah tentang cerita duka.. Ya, inilah aku.. Yang tidak selalu dimatamu.. Tapi ku pastikan kay selalu ada dalam doaku..
Today. Hari perpisahan. The last kenangan kita.. Apa kau masih mau mengingatnya? Bahkan aku mengabadikannya? Atau mungkin menjadikan pelajaran berharga? Entah kau akan pilih yang mana..
Kesan dan Pesan
Kesanku adalah bahwa aku berterima kasih kau telah mengajari ku untuk selalu bersabar dalam setiap suka maupun kecewa, terus mengingatkan ku saat aku hilang arah, dan lebih banyak pelajaran berharga yang ku dapat hingga lupa ku tulis semua..
Pesanku adalah tentang mimpi.. Lebih beranilah untuk bermimpi setinggi langit. Hingga kau berhasil menggapai nya. Usaha dan doa adalah selalu menjadi kuncinya.
Sabtu, 20 Mei 2017
Famous line
Our famous line
From us to ourselves
@Harri
Hidupmu akan lebih baik jika perilakumu diperbaiki
happiness is created from simplicity is not a luxury
@Setiaji
Teman itu datang ketika butuh tapi sahabat datang dalam suka dan duka
@Reny Kurniasari
Hidup itu bagaikan koin, kadang berada di sisi lain yang memberi kebahagiaan, namun di sisi yang lain menunggu gilirannya.
Never give up
@Nita
Kejujuran adalah sebuah perhiasan diri seseorang yang begitu berkilau dibanding berlian aslinya.
@Nur Umayah
Jika anda tidak bisa menjadi orang pandai, jadilah orang yang baik.
Disposing of your time to do useless things can destroy your future.
@Nur Fatimah
Setiap usaha pasti ada kegagalan dan kegagalan itu lah awal kesuksesan
Whenever you feel down , you can always count on me,My friend... that's what friendship is all about
@Ira Gusmiarti
Kau hanya perlu lebih bahagia untuk melupakan semua kecewa
Don't make your dreams just as an ambition, but make it as a thing, it's worth for fighting and realized
From us to ourselves
@Harri
Hidupmu akan lebih baik jika perilakumu diperbaiki
happiness is created from simplicity is not a luxury
@Setiaji
Teman itu datang ketika butuh tapi sahabat datang dalam suka dan duka
@Reny Kurniasari
Hidup itu bagaikan koin, kadang berada di sisi lain yang memberi kebahagiaan, namun di sisi yang lain menunggu gilirannya.
Never give up
@Nita
Kejujuran adalah sebuah perhiasan diri seseorang yang begitu berkilau dibanding berlian aslinya.
@Nur Umayah
Jika anda tidak bisa menjadi orang pandai, jadilah orang yang baik.
Disposing of your time to do useless things can destroy your future.
@Nur Fatimah
Setiap usaha pasti ada kegagalan dan kegagalan itu lah awal kesuksesan
Whenever you feel down , you can always count on me,My friend... that's what friendship is all about
@Ira Gusmiarti
Kau hanya perlu lebih bahagia untuk melupakan semua kecewa
Don't make your dreams just as an ambition, but make it as a thing, it's worth for fighting and realized
Edisi Perpisahan
Sahabat... Kita akan berpisah.. Aku hanya berpesan satu hal, tolong jangan lupakan aku. Pun jangan lupakan kebersamaan kita. Kini aku merelakan kebersamaan kita. Disaat Aku | Kamu | Kita tersenyum bahagia tanpa beban. Jika kau merindukanku, hubungi aku kapanpun kau mau.
Kau bisa menjadi apa yang kamu mau, selama kamu benar benar tau apa yang kau mau. Berlarilah ketika hatimu telah yakin akan keputusanmu. Aku disini selalu siap untuk membukakan pintu harapanmu. Aku berharap, kau akan menemuiku. Aku hanya bisa menunggu disini dengan hanya berharap. Berharap yang mengharuskan suatu saat kamu harus datang kesini, menemuiku. Tidak peduli kapan, yang penting kamu harus datang.
Aku rindu. Ya, merindukanmu adalah kebenaran yang tidak menyenangkan. Aku sadari itu. Baiknya aku pergi dengan kehilangan yang sewajarnya saja. Karna aku sudah berani datang, maka aku pun harus berani untuk pergi.
Sahabat.. Tegur aku jika aku salah. Tegur aku jika aku terlalu terlena dengan dunia ini. Dan tegurlah aku jika perlahan aku mulai menjauhimu. Tolong tegurlah aku, karena jika aku telah menyia-nyiakan sahabat terbaik sepertimu.
Setidak-baiknya aku adalah menjadi bahagia karenamu yang telah selalu mendengarkan keluh kesah ku. Sebaik-baiknya aku adalah lebih baik kamu yang telah membuatku baik. Terima kasih sahabat, karena telah menjadikanku lebih baik.Terimakasih sahabat, karena engkau selalu ada dalam bahagia dan kecewa ku. Sebab sahabat terbaik adalah seseorang yang tidak mempedulikan apakah orang lain membutuhkannya atau tidak, karena yang utama adalah bahwa kita selalu ada untuk mereka.
Tuhan... Jagalah sahabatku.. Berikan ia selalu jalan lurus-Mu. Agar ia tidak hanya tau kemana harus berjalan, namun ia mampu untuk terus melangkah.. Semoga ia selalu dalam lindungan-Mu. Semoga kau berhasil disana sahabat,, doaku selalu untukmu. Amin.
Modifikasi puisi Panji Ramdana
Kau bisa menjadi apa yang kamu mau, selama kamu benar benar tau apa yang kau mau. Berlarilah ketika hatimu telah yakin akan keputusanmu. Aku disini selalu siap untuk membukakan pintu harapanmu. Aku berharap, kau akan menemuiku. Aku hanya bisa menunggu disini dengan hanya berharap. Berharap yang mengharuskan suatu saat kamu harus datang kesini, menemuiku. Tidak peduli kapan, yang penting kamu harus datang.
Aku rindu. Ya, merindukanmu adalah kebenaran yang tidak menyenangkan. Aku sadari itu. Baiknya aku pergi dengan kehilangan yang sewajarnya saja. Karna aku sudah berani datang, maka aku pun harus berani untuk pergi.
Sahabat.. Tegur aku jika aku salah. Tegur aku jika aku terlalu terlena dengan dunia ini. Dan tegurlah aku jika perlahan aku mulai menjauhimu. Tolong tegurlah aku, karena jika aku telah menyia-nyiakan sahabat terbaik sepertimu.
Setidak-baiknya aku adalah menjadi bahagia karenamu yang telah selalu mendengarkan keluh kesah ku. Sebaik-baiknya aku adalah lebih baik kamu yang telah membuatku baik. Terima kasih sahabat, karena telah menjadikanku lebih baik.Terimakasih sahabat, karena engkau selalu ada dalam bahagia dan kecewa ku. Sebab sahabat terbaik adalah seseorang yang tidak mempedulikan apakah orang lain membutuhkannya atau tidak, karena yang utama adalah bahwa kita selalu ada untuk mereka.
Tuhan... Jagalah sahabatku.. Berikan ia selalu jalan lurus-Mu. Agar ia tidak hanya tau kemana harus berjalan, namun ia mampu untuk terus melangkah.. Semoga ia selalu dalam lindungan-Mu. Semoga kau berhasil disana sahabat,, doaku selalu untukmu. Amin.
Modifikasi puisi Panji Ramdana
Kamis, 18 Mei 2017
Kesan dan Pesan
Ok fine. Gk ada yg respect it's okay.
I'll keep share my "Kesan dan Pesan" for you. Please reply if you care to me.
Reny Kurniasari
Kesan : Terimakasih telah mengajariku untuk berinstrospeksi diri terhadap setiap yang terjadi.
Pesan : Genggamlah tangganku. Bersama kita akan maju. Percaya pada dirimu. Won't give up ya my bestie!!
Anggi Aliffyan
Kesan : Terimakasih telah mengajariku untuk selalu peduli terhadap mereka yang peduli padaku.
Pesan : Tataplah setiap kesulitan sebagai anugerah. Lakukan semuanya sendiri. Ingatlah, bersama kesulitan selalu ada kemudahan.
Ira Gusmiarti
Kesan : Terimakasih telah mengajariku untuk selalu tersenyum dalam setiap tangisan.
Pesan : Janganlah kau terlena dengan kesenangan seperti mereka. Kamu itu beda. Kesenangan hanya akan menjatuhkanmu. Ingatlah, selalu ada Malaikat Allah yang akan datang untukmu.
@Nita
Kesan : Terimakasih telah mengajariku bagaimana cara meminta tanpa memaksa.
Pesan : Kau akan lebih dari mereka. Biarlah mereka merendahkanmu. Kita buktikan siapa yang akan maju. Bismillah. Never give uo my bestie!!
Nur Fatimah
Kesan : Selalu ada kekonyolan disetiap keseriusan. Terimakasih telah mengajariku bagaimana cara membahagiakan orang lain.
Pesan : Yakinlah bahwa kau bisa. Berjuanglah dengan sepenuh usaha. Jangan lupakan berdoa. Lebih seriuslah dalam mencapai tujuan, keinginan, dan harapan.
Nur Umayah
Kesan : Terimakasih telah mengajariku untuk selalu tenang dalam setiap ujian.
Pesan : Janganlah mudah menyerah dan berputus asa di setiap kesulitan. Ingatlah bahwa keberhasilan bukan seberapa banyak masalah yang kau pecahkan, tapi seberapa pahit usahamu menyelesaikan itu.
Setiaji
Kesan : Terimakasih telah mengajariku bahwa belajar kecewa itu penting.
Pesan : Teruslah melangkah, tidak peduli seberapa banyak orang yang menjatuhkanmu. Tataplah ke depan, disana masih lebih banyak orang yang menunggu kebaikanmu.
Harri
Kesan : Terimakasih telah mengajariku untuk selalu acuh terhadap hal-hal yang dianggap tidak penting.
Pesan : Semoga apa yang kau semoga kan kelak akan tercapai. Ingatlah, Allah selalu bersamamu, menuntunmu menuju sukses dimasa depan.
I'll keep share my "Kesan dan Pesan" for you. Please reply if you care to me.
Reny Kurniasari
Kesan : Terimakasih telah mengajariku untuk berinstrospeksi diri terhadap setiap yang terjadi.
Pesan : Genggamlah tangganku. Bersama kita akan maju. Percaya pada dirimu. Won't give up ya my bestie!!
Anggi Aliffyan
Kesan : Terimakasih telah mengajariku untuk selalu peduli terhadap mereka yang peduli padaku.
Pesan : Tataplah setiap kesulitan sebagai anugerah. Lakukan semuanya sendiri. Ingatlah, bersama kesulitan selalu ada kemudahan.
Ira Gusmiarti
Kesan : Terimakasih telah mengajariku untuk selalu tersenyum dalam setiap tangisan.
Pesan : Janganlah kau terlena dengan kesenangan seperti mereka. Kamu itu beda. Kesenangan hanya akan menjatuhkanmu. Ingatlah, selalu ada Malaikat Allah yang akan datang untukmu.
@Nita
Kesan : Terimakasih telah mengajariku bagaimana cara meminta tanpa memaksa.
Pesan : Kau akan lebih dari mereka. Biarlah mereka merendahkanmu. Kita buktikan siapa yang akan maju. Bismillah. Never give uo my bestie!!
Nur Fatimah
Kesan : Selalu ada kekonyolan disetiap keseriusan. Terimakasih telah mengajariku bagaimana cara membahagiakan orang lain.
Pesan : Yakinlah bahwa kau bisa. Berjuanglah dengan sepenuh usaha. Jangan lupakan berdoa. Lebih seriuslah dalam mencapai tujuan, keinginan, dan harapan.
Nur Umayah
Kesan : Terimakasih telah mengajariku untuk selalu tenang dalam setiap ujian.
Pesan : Janganlah mudah menyerah dan berputus asa di setiap kesulitan. Ingatlah bahwa keberhasilan bukan seberapa banyak masalah yang kau pecahkan, tapi seberapa pahit usahamu menyelesaikan itu.
Setiaji
Kesan : Terimakasih telah mengajariku bahwa belajar kecewa itu penting.
Pesan : Teruslah melangkah, tidak peduli seberapa banyak orang yang menjatuhkanmu. Tataplah ke depan, disana masih lebih banyak orang yang menunggu kebaikanmu.
Harri
Kesan : Terimakasih telah mengajariku untuk selalu acuh terhadap hal-hal yang dianggap tidak penting.
Pesan : Semoga apa yang kau semoga kan kelak akan tercapai. Ingatlah, Allah selalu bersamamu, menuntunmu menuju sukses dimasa depan.
Rabu, 17 Mei 2017
Pemberi Arti
Pemberi arti
TNP, The Next Pos, Pemberi Arti.. Apa maksudnya yah? Ya entahlah bukan gue yang nulis*lol.
Hello guys!! What's up!! It's me Ira.
Ok, judul selanjutnya "Pemberi arti" Btw, nama gue Ira Gusmiarti #loh. Apa hubungannya? Hehe.. Kan ada kata 'arti' nya wkwk. ORLY, Oh, Realy? Yups!! Certainly sist. Di post ini, gue bakalan cerita tentang orang yang memberi arti buat gue. Ya sebut saja "Si pemberi arti ". Lo tau? Setiap gue sedih, nangis, gue lari kemana?? Kamar. Ya, tepat sekali. Trus apa yang lo lakuin? Gue bebas nangis dikamar, tanpa ada yang tau, karena dikira gue lagi tidur soalnya pintu dikunci rapat - rapat #haha.
Pertama, gue ngadu ke Allah
. Btw, lo harus tau, kalo gue berdoa, gue harus baper. Ya, lo pasti juga kan??
--ngaku aja-- lol. Kalo berdoa gak baper itu gak seru. Gak ada kesan keharuan.. Nah kalo baper kan kita ngerasa deket sama Allah.
Terus kedua, gue dengerin lagu. Dan lo tau lagu siapa? Always Harris J. Harris J?? Siapa tuh?? Gak kenal??
Harris J adalah penyanyi asal London yang menjadi idola gue. Yups!! His melody is the only one that I remember when I'm crying. Lewat lagu-lagu nya yang selalu meginspirasi gue, buat gue bangkit, hapus air mata gue, dan terus berjalan sampe gue lupa apa yang buat gue nangis.. Udah itu aja. JAdi yang disebut "Si Pemberi Arti" adalah Harris J. Thanks my prince, selalu menjadi inspirasi dan motivasi to be a better....
CYA. In my next post
TNP, The Next Pos, Pemberi Arti.. Apa maksudnya yah? Ya entahlah bukan gue yang nulis*lol.
Hello guys!! What's up!! It's me Ira.
Ok, judul selanjutnya "Pemberi arti" Btw, nama gue Ira Gusmiarti #loh. Apa hubungannya? Hehe.. Kan ada kata 'arti' nya wkwk. ORLY, Oh, Realy? Yups!! Certainly sist. Di post ini, gue bakalan cerita tentang orang yang memberi arti buat gue. Ya sebut saja "Si pemberi arti ". Lo tau? Setiap gue sedih, nangis, gue lari kemana?? Kamar. Ya, tepat sekali. Trus apa yang lo lakuin? Gue bebas nangis dikamar, tanpa ada yang tau, karena dikira gue lagi tidur soalnya pintu dikunci rapat - rapat #haha.
Pertama, gue ngadu ke Allah
. Btw, lo harus tau, kalo gue berdoa, gue harus baper. Ya, lo pasti juga kan??
--ngaku aja-- lol. Kalo berdoa gak baper itu gak seru. Gak ada kesan keharuan.. Nah kalo baper kan kita ngerasa deket sama Allah.
Terus kedua, gue dengerin lagu. Dan lo tau lagu siapa? Always Harris J. Harris J?? Siapa tuh?? Gak kenal??
Harris J adalah penyanyi asal London yang menjadi idola gue. Yups!! His melody is the only one that I remember when I'm crying. Lewat lagu-lagu nya yang selalu meginspirasi gue, buat gue bangkit, hapus air mata gue, dan terus berjalan sampe gue lupa apa yang buat gue nangis.. Udah itu aja. JAdi yang disebut "Si Pemberi Arti" adalah Harris J. Thanks my prince, selalu menjadi inspirasi dan motivasi to be a better....
CYA. In my next post
Senin, 15 Mei 2017
Haven't a care till the end
Selalu begitu kamu Part 2
Kamu.. Iya kamu.. Yang selalu ku tunggu.. Di kesunyian waktu.. Yang ku sematkan dalam sepertiga malamku.. Apa kau tahu itu?
Bukan aku.. Tapi rindu yang menyapamu.. Apa kau pikir aku akan terus disini? Menunggu orang yang takkan pernah pasti.. Peduli pun tidak apalagi menanti.. Baiklah aku akan segera pergi..
Sadarilah wahai diri, orang yang kau tunggu tidak pernah menginginkan mu.. Ikhlaskanlah wahai hati, dia takkan bisa membalas perasaanmu..
Lihatlah, aku telah menyuruh mereka, dan aku akan pergi.. Tapi apakah aku mampu melakukan itu? Entahlah..
Andai ada seorang yang mengerti apa mauku.. Atau setidaknya mau mendengar keluh kesahku.. Aku ingin pergi... Sedari dulu hanya itu yang ku katakan.. Tapi nyatanya? Aku kembali..
Aku terjebak dalam perasaan yang sama.. Melupakan, meninggalkan, berhenti memikirkan, hanya sebatas keinginan, tanpa pernah kesampaian..
Karena nyatanya aku masih saja bertahan.. Walau logika ku memaksa untuk melepaskan, Tapi hati kecilku masih juga meminta untuk terus mengharapkan...
Kamu.. Iya kamu.. Yang selalu ku tunggu.. Di kesunyian waktu.. Yang ku sematkan dalam sepertiga malamku.. Apa kau tahu itu?
Bukan aku.. Tapi rindu yang menyapamu.. Apa kau pikir aku akan terus disini? Menunggu orang yang takkan pernah pasti.. Peduli pun tidak apalagi menanti.. Baiklah aku akan segera pergi..
Sadarilah wahai diri, orang yang kau tunggu tidak pernah menginginkan mu.. Ikhlaskanlah wahai hati, dia takkan bisa membalas perasaanmu..
Lihatlah, aku telah menyuruh mereka, dan aku akan pergi.. Tapi apakah aku mampu melakukan itu? Entahlah..
Andai ada seorang yang mengerti apa mauku.. Atau setidaknya mau mendengar keluh kesahku.. Aku ingin pergi... Sedari dulu hanya itu yang ku katakan.. Tapi nyatanya? Aku kembali..
Aku terjebak dalam perasaan yang sama.. Melupakan, meninggalkan, berhenti memikirkan, hanya sebatas keinginan, tanpa pernah kesampaian..
Karena nyatanya aku masih saja bertahan.. Walau logika ku memaksa untuk melepaskan, Tapi hati kecilku masih juga meminta untuk terus mengharapkan...
Minggu, 14 Mei 2017
Till we meet
I love you till we meet
Kamu.. Iya kamu --siapa lagi #haha
Kamu.. Jodohku..
Kamu.. Takdir masa depanku..
Kamu.. Yang belum ku tau
Kamu.. Seperti apa dirimu, entah aku telah mengenal atau tdk sama sekali..
Kamu.. Yang ku sebut dalam doaku..
Kamu.. Entah yang selama ini kupuja atau yang hanya sekedar ku tahu namamu..
Kamu.. Yang aku tak tau kapan mulai mencintaimu..
Kamu.. Yang selalu kutunggu..
Kamu.. Jangan temui aku sebelum aku memantaskan diriku.
Kamu.. Yang bahkan jauh dari jangkauan ku..
Kamu.. Siapakah kamu?
Kamu.. Aku belum bisa mencarimu..
Kamu.. Yang sukses dengan kesuksesanmu..
Kamu.. Yang tak mengerti aku sebelumnya..
Kamu.. Yang kini entah dimana..
Kamu.. Yang takkan kucari kemana..
Kamu.. Siapakah sosokmu?
Kamu.. Seperti apakah kamu?
Kamu.. Dimanakah dirimu?
Kamu.. Bagaimanakah sifatmu?
Kamu.. Yang nanti menjadi hakku..
Kamu.. Aku belum pantas untukmu..
Kamu.. Semangat mencapai suksesmu..
Kamu.. Aku tunggu kehadiranmu..
Kamu.. Jagalah dirimu..
Kamu.. Jagalah hatimu..
Kamu.. Iya masih kamu *lol*
Kamu.. Kutuliskan rindu..
Kamu.. Semoga kau rasakan itu..
Kamu.. Jika ku disini menanti, ku harap kau disana menjaga..
Kamu.. Jika ku disini berdo'a, ku harap kau disana setia..
Kamu.. Iya kamu lagi..
Kamu.. Aku mencintaimu sampai kita bertemu..
Kamu.. Iya kamu --siapa lagi #haha
Kamu.. Jodohku..
Kamu.. Takdir masa depanku..
Kamu.. Yang belum ku tau
Kamu.. Seperti apa dirimu, entah aku telah mengenal atau tdk sama sekali..
Kamu.. Yang ku sebut dalam doaku..
Kamu.. Entah yang selama ini kupuja atau yang hanya sekedar ku tahu namamu..
Kamu.. Yang aku tak tau kapan mulai mencintaimu..
Kamu.. Yang selalu kutunggu..
Kamu.. Jangan temui aku sebelum aku memantaskan diriku.
Kamu.. Yang bahkan jauh dari jangkauan ku..
Kamu.. Siapakah kamu?
Kamu.. Aku belum bisa mencarimu..
Kamu.. Yang sukses dengan kesuksesanmu..
Kamu.. Yang tak mengerti aku sebelumnya..
Kamu.. Yang kini entah dimana..
Kamu.. Yang takkan kucari kemana..
Kamu.. Siapakah sosokmu?
Kamu.. Seperti apakah kamu?
Kamu.. Dimanakah dirimu?
Kamu.. Bagaimanakah sifatmu?
Kamu.. Yang nanti menjadi hakku..
Kamu.. Aku belum pantas untukmu..
Kamu.. Semangat mencapai suksesmu..
Kamu.. Aku tunggu kehadiranmu..
Kamu.. Jagalah dirimu..
Kamu.. Jagalah hatimu..
Kamu.. Iya masih kamu *lol*
Kamu.. Kutuliskan rindu..
Kamu.. Semoga kau rasakan itu..
Kamu.. Jika ku disini menanti, ku harap kau disana menjaga..
Kamu.. Jika ku disini berdo'a, ku harap kau disana setia..
Kamu.. Iya kamu lagi..
Kamu.. Aku mencintaimu sampai kita bertemu..
Sabtu, 13 Mei 2017
Rinduku selalu menyapamu
Entah bagaimana aku menyapamu.. Bahkan kau enggan menyuratkan rindu, setidaknya kau menanyakan bagaimana aku, dan kau boleh pergi setelah itu..
Kau boleh meninggalkan aku, bersama mereka yang selalu mendukungmu. Aku takkan berharap kau kembali padaku, karna itu suatu ketidakmungkinan yang pernah ku bayangkan. Yup!! It's impossible guys!!
Keinginan dan harapanku satu, kau bahagia dimasa depanmu, dengan kesuksesanmu...
Kasihan aku, yang kini belum menemukan sahabat baru, seperti kamu.. Temanku mungkin seribu, tapi sahabatku belum cukup satu..
Flat!!! Udh gk bisa diterusin, lg gk baper soalnya --nulis itu harus dibaperin--Oops!!
Bersambung
Kau boleh meninggalkan aku, bersama mereka yang selalu mendukungmu. Aku takkan berharap kau kembali padaku, karna itu suatu ketidakmungkinan yang pernah ku bayangkan. Yup!! It's impossible guys!!
Keinginan dan harapanku satu, kau bahagia dimasa depanmu, dengan kesuksesanmu...
Kasihan aku, yang kini belum menemukan sahabat baru, seperti kamu.. Temanku mungkin seribu, tapi sahabatku belum cukup satu..
Flat!!! Udh gk bisa diterusin, lg gk baper soalnya --nulis itu harus dibaperin--Oops!!
Bersambung
Cahaya Cinta
Cahaya cinta
Saat cinta terukir dimata
Kepada manusia yang lemah
Dia pun akan merasa
Akulah Sang pemilik cinta
Saat hati terbelenggu cinta
Cinta yang buta dan prasangka
Diapun akan merasa
Akulah Sang pemilik jiwa
Kau terhempas, kau terlena
Dalam cahya ilusi cinta
Cahaya cinta sejati
Damaikan jiwa ikhlaskan hati
Cahaya cinta sejati
Hanyalah karena Allah
Saat cinta terukir dimata
Kepada manusia yang lemah
Dia pun akan merasa
Akulah Sang pemilik cinta
Saat hati terbelenggu cinta
Cinta yang buta dan prasangka
Diapun akan merasa
Akulah Sang pemilik jiwa
Kau terhempas, kau terlena
Dalam cahya ilusi cinta
Cahaya cinta sejati
Damaikan jiwa ikhlaskan hati
Cahaya cinta sejati
Hanyalah karena Allah
#CahayaCinta-WirdaMansur
Jumat, 12 Mei 2017
Selalu begitu kamu
Tentang kamu yang selalu begitu
Aku lelah. Bahkan aku menyerah. Dengan kepastian yang setengah - setengah. Aku selalu menulis, bukan untuk belajar puitis, tapi rindu yang melukis. Rindu yang tak pernah kau tau, yang selalu ku adukan pada Rabb ku, tentang dirimu yang belum tentu menjadi milikku.
Aku pernah menyuruh agar hati berhenti mencintai, agar lisan berhenti mengomentari, agar pikirkan tidak terus memikirkan namun lebih kepada mengabaikan. Aku benci. Kenapa aku begini. Mengejar cinta yang tak pernah pasti. Ingin berhenti. Tapi belum bisa merelakan pergi. Walaupun kau tak juga peduli. Mengapa aku masih disini (? ) Kenapa Allah beri semua ini? Mungkin akan ada jalan yang lebih pasti. Rahasia waktu yang kini perlu ku nanti. Entah kapan akan menghampiri. Di keheningan nan sunyi.
Aku tak pantas untuk mencintai. Sudah dan selalu ku sadari. Kepada kamu yang tidak pernah mau mengerti. Bagaimana perihnya harus pergi. Namun kau juga tak peduli. Padaku yang menurutmu tiada arti. Dan hanya mampu disini, mencintai sembari memantaskan diri. Untuk jodohku nanti --yang pasti.
Tentang kamu yang selalu begitu..
Datang membawa harapan, Namun pergi tanpa kepastian. Jangan bilang kau datang lagi, dengan membawa seribu janji, yang nantinya juga kau ingkari. Aku tidak ingin itu terjadi, lagi - lagi tentang hal yang tidak pasti.
Puaskah kamu yang selalu membuatku begini, jatuh dalam ketidakpastian, berharap tapi selalu ditinggalkan, tidak percaya akan kenyataan, bahwa aku tak mungkin menjadi yang didambakan.
Aku tidak serapuh itu. Aku lebih kuat dari kamu. Aku pun tahu kau juga merasakan itu. Mengejar dia yang kau cintai, tanpa pernah dihargai. Kita sama.
Kau pernah mengajari aku bagaimana untuk selalu bersikap acuh. Namun aku selalu mengajari mu lebih dari semua itu. Tak pernah kau terima itu, aku tahu. Itu bukan masalah bagiku. Karena aku tidak lebih dari mencintai, Aku hanya mengagumi. Mengagumi kebaikan hatimu...
Aku lelah. Bahkan aku menyerah. Dengan kepastian yang setengah - setengah. Aku selalu menulis, bukan untuk belajar puitis, tapi rindu yang melukis. Rindu yang tak pernah kau tau, yang selalu ku adukan pada Rabb ku, tentang dirimu yang belum tentu menjadi milikku.
Aku pernah menyuruh agar hati berhenti mencintai, agar lisan berhenti mengomentari, agar pikirkan tidak terus memikirkan namun lebih kepada mengabaikan. Aku benci. Kenapa aku begini. Mengejar cinta yang tak pernah pasti. Ingin berhenti. Tapi belum bisa merelakan pergi. Walaupun kau tak juga peduli. Mengapa aku masih disini (? ) Kenapa Allah beri semua ini? Mungkin akan ada jalan yang lebih pasti. Rahasia waktu yang kini perlu ku nanti. Entah kapan akan menghampiri. Di keheningan nan sunyi.
Aku tak pantas untuk mencintai. Sudah dan selalu ku sadari. Kepada kamu yang tidak pernah mau mengerti. Bagaimana perihnya harus pergi. Namun kau juga tak peduli. Padaku yang menurutmu tiada arti. Dan hanya mampu disini, mencintai sembari memantaskan diri. Untuk jodohku nanti --yang pasti.
Tentang kamu yang selalu begitu..
Datang membawa harapan, Namun pergi tanpa kepastian. Jangan bilang kau datang lagi, dengan membawa seribu janji, yang nantinya juga kau ingkari. Aku tidak ingin itu terjadi, lagi - lagi tentang hal yang tidak pasti.
Puaskah kamu yang selalu membuatku begini, jatuh dalam ketidakpastian, berharap tapi selalu ditinggalkan, tidak percaya akan kenyataan, bahwa aku tak mungkin menjadi yang didambakan.
Aku tidak serapuh itu. Aku lebih kuat dari kamu. Aku pun tahu kau juga merasakan itu. Mengejar dia yang kau cintai, tanpa pernah dihargai. Kita sama.
Kau pernah mengajari aku bagaimana untuk selalu bersikap acuh. Namun aku selalu mengajari mu lebih dari semua itu. Tak pernah kau terima itu, aku tahu. Itu bukan masalah bagiku. Karena aku tidak lebih dari mencintai, Aku hanya mengagumi. Mengagumi kebaikan hatimu...
Kamis, 11 Mei 2017
Aku merindukanmu
In the brightness of the sun? Or the stillness of the night?
Hello sahabat..
Dimana dirimu, aku merindukanmu, aku merindukan kebersamaan kita yang dahulu, dimana kita tidak perlu khawatir apakah besok kita masih akan bertemu, apakah besok aku masih bersamamu, apakah besok masih ada cerita baru, atau justru hidupku bagaikan kesunyian waktu. Tanpa kamu | Sahabat..
Apa kau pun merindukanku? Tanpa aku tahu itu. Setidaknya aku masih merasa dekat denganmu, lewat status media sosial mu..
Bersama siapakah kamu? Apa mereka yang selalu membantumu? Apa mereka yang selalu ada untukmu? Apa mereka yang menemukan pelangi dimatamu? Apa mereka yang mengagumi kebaikan hatimu? Apa mereka yang selalu setia menunggu ceritamu? Apa mereka yang mendekatkanmu pada Rabb mu? Atau justru sebaliknya?
Mereka yang hanya memandangmu sebelah mata? Mereka yang datang ketika suka? Mereka yang hanya mau didengar tanpa mau berbagi cerita? Mereka yang mendekat karna kau bisa? Mereka yang mengajakmu berbuat dosa? Mereka yang tidak membiarkanmu meraih surga? Mereka yang menjerumuskanmu dengan seketika? Tidak.
Aku yakin kau bersama mereka yang baik hatinya, tanpa ada munafik didalamnya. Aku yakin kau akan lebih bahagia bersama mereka, karna mereka lebih dari aku segalanya. Sedang aku, hanya sahabat lamamu, yang dulu pernah menghabiskan waktu bersamamu, yang selalu merindukan senyum diwajah mu, yang kini tak ada dimatamu. Tapi aku berharap aku selalu ada dalam doamu, kawan!! Aku tunggu kehadiranmu di kesuksesan masa depan...
Hello sahabat..
Dimana dirimu, aku merindukanmu, aku merindukan kebersamaan kita yang dahulu, dimana kita tidak perlu khawatir apakah besok kita masih akan bertemu, apakah besok aku masih bersamamu, apakah besok masih ada cerita baru, atau justru hidupku bagaikan kesunyian waktu. Tanpa kamu | Sahabat..
Apa kau pun merindukanku? Tanpa aku tahu itu. Setidaknya aku masih merasa dekat denganmu, lewat status media sosial mu..
Bersama siapakah kamu? Apa mereka yang selalu membantumu? Apa mereka yang selalu ada untukmu? Apa mereka yang menemukan pelangi dimatamu? Apa mereka yang mengagumi kebaikan hatimu? Apa mereka yang selalu setia menunggu ceritamu? Apa mereka yang mendekatkanmu pada Rabb mu? Atau justru sebaliknya?
Mereka yang hanya memandangmu sebelah mata? Mereka yang datang ketika suka? Mereka yang hanya mau didengar tanpa mau berbagi cerita? Mereka yang mendekat karna kau bisa? Mereka yang mengajakmu berbuat dosa? Mereka yang tidak membiarkanmu meraih surga? Mereka yang menjerumuskanmu dengan seketika? Tidak.
Aku yakin kau bersama mereka yang baik hatinya, tanpa ada munafik didalamnya. Aku yakin kau akan lebih bahagia bersama mereka, karna mereka lebih dari aku segalanya. Sedang aku, hanya sahabat lamamu, yang dulu pernah menghabiskan waktu bersamamu, yang selalu merindukan senyum diwajah mu, yang kini tak ada dimatamu. Tapi aku berharap aku selalu ada dalam doamu, kawan!! Aku tunggu kehadiranmu di kesuksesan masa depan...
Rabu, 10 Mei 2017
My lovely sister
MY LOVELY SISTER
I always have an experience, with my older sister.
Setiap pertikaian selalu mengajarkan kedewasaan
Setiap aku kehilangan arah selalu ada panduan
Setiap aku meminta tak pernah ada keberatan
Setiap aku memaksa tak pernah ada jawaban
Setiap detik selalu ada kebaikan
Tapi sayang, aku tak pernah bersyukur atas setiap kebaikan itu --sorry, mulai sekarang bersyukur ya mba-- Yang aku ingat cuma ketika ada masalah aku benci, dan aku benci pendapatnya. Padahal pendapat itu baik sebenernya coyy --lol-- Beneran baik #loh. Setiap masalah aku lari --berharap ada yg ngejar taunya gk *kasihan. Lol.
Kita gk boleh benci hanya karna satu kesalahan orang lain. Inget, remember that she or he have thousands of kindness. IRL, kadang kita gk bersyukur akan hal itu. Thanks my lovely sister. 😘😘
I always have an experience, with my older sister.
Setiap pertikaian selalu mengajarkan kedewasaan
Setiap aku kehilangan arah selalu ada panduan
Setiap aku meminta tak pernah ada keberatan
Setiap aku memaksa tak pernah ada jawaban
Setiap detik selalu ada kebaikan
Tapi sayang, aku tak pernah bersyukur atas setiap kebaikan itu --sorry, mulai sekarang bersyukur ya mba-- Yang aku ingat cuma ketika ada masalah aku benci, dan aku benci pendapatnya. Padahal pendapat itu baik sebenernya coyy --lol-- Beneran baik #loh. Setiap masalah aku lari --berharap ada yg ngejar taunya gk *kasihan. Lol.
Kita gk boleh benci hanya karna satu kesalahan orang lain. Inget, remember that she or he have thousands of kindness. IRL, kadang kita gk bersyukur akan hal itu. Thanks my lovely sister. 😘😘
Selasa, 09 Mei 2017
Teman Terbaik
Tentang sahabat...
Setiap pertemuan, selalu ada tawa, selalu ada cerita, dan pasti ada air mata. Dulu kita bukanlah siapa-siapa, kita tak pernah saling menyapa, bahkan bertatap muka.
Aku tak pernah menyangka akan mengenalmu, bahkan menjadi sahabatmu. Kaupun dulu tidak pernah mau mengenal aku dan tidak pernah mau tau cerita tentangku. Tapi sekarang, kita lebih dekat daripada perangko dgn suratnya, daripada lem dgn kertasnya *lol*, layaknya saudara tanpa kenal ibu-bapak.
Aku merindukanmu sahabat... Merindukan kebersamaan kita, merindukan keceriaan kita, merindukan senyuman diwajah kita, merindukan pertikaian kita, bahkan aku merindukan cerita kisah kau dengannya, aku merindukan segalanya...
Aku | Kamu | Kita
Pernah melukis cerita bersama, perjalanan hidup menuju bahagia, diwarnai sedikit duka, tentang perihnya kegagalan dan lelahnya pembelajaran, membuat kita bangkit dan mencapai apa yang diharapkan.
Terimakasih teman | teman terbaik | yang selalu kusebut "Sahabat"
Sahabat... Ingatlah awal perjumpaan kita, aku berharap kau takkan melupakannya. Aku tau kita takkan selamanya bersama, berjalan berdampingan, melalui lika-liku kehidupan bersama. Tapi percayalah sahabat, aku ada disini, kau selalu ada dalam doaku. Aku bersyukur masih bisa bertemu dalam sunyinya waktu
"Bergegaslah sahabat.. Kejar masa depanmu, jangan kau hiraukan aku, doaku selalu untukmu.. Ku tunggu kau dikesuksesanmu nanti--aku juga"
Setiap pertemuan, selalu ada tawa, selalu ada cerita, dan pasti ada air mata. Dulu kita bukanlah siapa-siapa, kita tak pernah saling menyapa, bahkan bertatap muka.
Aku tak pernah menyangka akan mengenalmu, bahkan menjadi sahabatmu. Kaupun dulu tidak pernah mau mengenal aku dan tidak pernah mau tau cerita tentangku. Tapi sekarang, kita lebih dekat daripada perangko dgn suratnya, daripada lem dgn kertasnya *lol*, layaknya saudara tanpa kenal ibu-bapak.
Aku merindukanmu sahabat... Merindukan kebersamaan kita, merindukan keceriaan kita, merindukan senyuman diwajah kita, merindukan pertikaian kita, bahkan aku merindukan cerita kisah kau dengannya, aku merindukan segalanya...
Aku | Kamu | Kita
Pernah melukis cerita bersama, perjalanan hidup menuju bahagia, diwarnai sedikit duka, tentang perihnya kegagalan dan lelahnya pembelajaran, membuat kita bangkit dan mencapai apa yang diharapkan.
Terimakasih teman | teman terbaik | yang selalu kusebut "Sahabat"
Sahabat... Ingatlah awal perjumpaan kita, aku berharap kau takkan melupakannya. Aku tau kita takkan selamanya bersama, berjalan berdampingan, melalui lika-liku kehidupan bersama. Tapi percayalah sahabat, aku ada disini, kau selalu ada dalam doaku. Aku bersyukur masih bisa bertemu dalam sunyinya waktu
"Bergegaslah sahabat.. Kejar masa depanmu, jangan kau hiraukan aku, doaku selalu untukmu.. Ku tunggu kau dikesuksesanmu nanti--aku juga"
Senin, 08 Mei 2017
It's the real time
"Ini tentang kita, sahabat... Begitulah aku menyapa... Tentang kita yg selalu ada, dalam bahagia maupun terluka, tentang kisah yg kita lukis bersama, tentang pengajaran berharga, bahkan tentang kisah cinta kau dengannya -lol- aku tahu semua.. "
It's the real time
RT, yup!! Tepat sekali. RT for kenal-mengenal. Aku, Ira Gusmiarti. Sosok sederhana --menurutku--yg tujuan utamanya adalah mencapai "Paradise"-Nya ---tujuan setiap org sebenarnya ya---. Punya satu impian pengin menguasai Bahasa Inggris tapi belum kesampaian --doain semoga bisa--*Amin*.
The first bestie, Reny Kurniasari. Disapa reny ajah --ups!!gak pake ajah ding--#haha. Dia itu orgnya ngambek-an, tapi ngangenin. Btw, emg bener #loh. IMO, In My Opinion, dia yg paling enak buat di curhat-in --so, curhat aja ke dia--
Best kedua, Nita alias Masnatu Qaunita--ngikutin kaidah penulisan RAIN, jadi gk ada M nya, pake N aja. Dia itu friendly pake bgt. SRSLY, Seriously.Cita-citanya pengin jadi designer*amin*
Ketiga, Nur Fatimah. Kalo yg satu ini gokil abiss #haha. ADN, Any Day Now, selalu buat kita ketawa --thanks-- Hobinya stalking-in org. Asal jangan dia yg di stalking ya guys -wkwk- Good luck selalu untukmu, Fat!!
Next, Nur Umayah. Best friend banget. . Gak banyak bicara tapi sekali bicara pasti bermakna #azeek --gak kaya aku-- haha. Gak pernah TP, cantik juga *semua cantik kok tenang aja yah rain*. Siip. To be an artist. Amiin. Aku selalu mendoakanmu, my lovely sister.
Btw, RAIN3 rekriut anggota lagi nih --ehh bukan anggota kali ya, tapi member-- Yeeeh sama aja. JIC, Just In Case --kalau kalau-- aja mereka dibawah mau ikut RAIN3. The kindnessnya loh
FYI, kawan baru kita --RAIN-- is Setiaji dan Hari. Yups!!
First, Setiaji. Nama lengkapnya Setiaji Nur Hidayat.CMIIW, Correct Me If I'm wrong. Dia itu hebat. Dia baik dan gak gengsian --kaya yg dibawah ini--. AFAIK, As Far As I Know -setahuku- Dia mudah menerima kebaikan. That's right nice. AFAIK tapi...
Second, the last but not least, Hari. Alias Wahyu Hariyanto. Tapi dia lebih suka menyebut dirinya Harri pake double r tuh inget ---ceile kaya idola aku Harris J pake double r aja--- #wkwk.CMIIW lagi ya. Dia itu baik dan mau jadi baik, tapi gengsinya kadang lebih besar dari rasa ingin berubahnya. Kalo setiap dikirim quotes atau motivation sentences -sama kali ya?? - suka gak peka, bahkan kaya gk peduli gitu. Tapi aku yakin quotes itu sampe ke hati dan pikirannya deh *lol* NADT, Not A Darn Thing --bukan apa apa-- Quotes motivasi buat lebih baik #loh.
Udah segitu aja.CNP, Continued (In my) Next Post.CYA...
It's the real time
RT, yup!! Tepat sekali. RT for kenal-mengenal. Aku, Ira Gusmiarti. Sosok sederhana --menurutku--yg tujuan utamanya adalah mencapai "Paradise"-Nya ---tujuan setiap org sebenarnya ya---. Punya satu impian pengin menguasai Bahasa Inggris tapi belum kesampaian --doain semoga bisa--*Amin*.
The first bestie, Reny Kurniasari. Disapa reny ajah --ups!!gak pake ajah ding--#haha. Dia itu orgnya ngambek-an, tapi ngangenin. Btw, emg bener #loh. IMO, In My Opinion, dia yg paling enak buat di curhat-in --so, curhat aja ke dia--
Best kedua, Nita alias Masnatu Qaunita--ngikutin kaidah penulisan RAIN, jadi gk ada M nya, pake N aja. Dia itu friendly pake bgt. SRSLY, Seriously.Cita-citanya pengin jadi designer*amin*
Ketiga, Nur Fatimah. Kalo yg satu ini gokil abiss #haha. ADN, Any Day Now, selalu buat kita ketawa --thanks-- Hobinya stalking-in org. Asal jangan dia yg di stalking ya guys -wkwk- Good luck selalu untukmu, Fat!!
Next, Nur Umayah. Best friend banget. . Gak banyak bicara tapi sekali bicara pasti bermakna #azeek --gak kaya aku-- haha. Gak pernah TP, cantik juga *semua cantik kok tenang aja yah rain*. Siip. To be an artist. Amiin. Aku selalu mendoakanmu, my lovely sister.
Btw, RAIN3 rekriut anggota lagi nih --ehh bukan anggota kali ya, tapi member-- Yeeeh sama aja. JIC, Just In Case --kalau kalau-- aja mereka dibawah mau ikut RAIN3. The kindnessnya loh
FYI, kawan baru kita --RAIN-- is Setiaji dan Hari. Yups!!
First, Setiaji. Nama lengkapnya Setiaji Nur Hidayat.CMIIW, Correct Me If I'm wrong. Dia itu hebat. Dia baik dan gak gengsian --kaya yg dibawah ini--. AFAIK, As Far As I Know -setahuku- Dia mudah menerima kebaikan. That's right nice. AFAIK tapi...
Second, the last but not least, Hari. Alias Wahyu Hariyanto. Tapi dia lebih suka menyebut dirinya Harri pake double r tuh inget ---ceile kaya idola aku Harris J pake double r aja--- #wkwk.CMIIW lagi ya. Dia itu baik dan mau jadi baik, tapi gengsinya kadang lebih besar dari rasa ingin berubahnya. Kalo setiap dikirim quotes atau motivation sentences -sama kali ya?? - suka gak peka, bahkan kaya gk peduli gitu. Tapi aku yakin quotes itu sampe ke hati dan pikirannya deh *lol* NADT, Not A Darn Thing --bukan apa apa-- Quotes motivasi buat lebih baik #loh.
Udah segitu aja.CNP, Continued (In my) Next Post.CYA...
Minggu, 23 April 2017
Terimakasih
Terimakasih...
Kau pernah menjadi "someone special" di hidupku
Ya, sebuah hal konyol, aku menyukaimu..
Namun kini tidak. Mengapa?? Entah aku sedang membohongi perasaanku sendiri atau tidak.
Hal konyol memang, karna aku sendiri tau kau takkan pernah menganggapku.
Terimakasih...
Telah mengajariku arti kesabaran dari mencintai dalam diam..
Aku selalu mendukung tanpa harus kau tau
Selalu ku semogakan nama mu dalam sepertiga malam ku
Terimakasih karna akulah yg merasakan sakit, bukan kau.
Terimakasih telah mengajariku untuk lebih menghargai setiap orang yg mencintai
Dan kini aku tau hal bodoh itu, aku masih terus mengharapkanmu yang tidak pernah menganggapku sama sekali.. Ya, sebuah hal bodoh menurutku.. Dan apa kau tau?? Apa aku sudah keluar dari hal bodoh itu?
Kau pernah menjadi "someone special" di hidupku
Ya, sebuah hal konyol, aku menyukaimu..
Namun kini tidak. Mengapa?? Entah aku sedang membohongi perasaanku sendiri atau tidak.
Hal konyol memang, karna aku sendiri tau kau takkan pernah menganggapku.
Terimakasih...
Telah mengajariku arti kesabaran dari mencintai dalam diam..
Aku selalu mendukung tanpa harus kau tau
Selalu ku semogakan nama mu dalam sepertiga malam ku
Terimakasih karna akulah yg merasakan sakit, bukan kau.
Terimakasih telah mengajariku untuk lebih menghargai setiap orang yg mencintai
Dan kini aku tau hal bodoh itu, aku masih terus mengharapkanmu yang tidak pernah menganggapku sama sekali.. Ya, sebuah hal bodoh menurutku.. Dan apa kau tau?? Apa aku sudah keluar dari hal bodoh itu?
Sekarang aku minta kau mengajariku agar aku tidak mencintaimu
Jumat, 14 April 2017
Aku Bukan Siapa-Siapa
Siapalah aku? Hanya sebatas pengagum rahasiamu, yang hanya mampu berdiam diri dalam persembunyianku, Memandangmu adalah yang ku mampu, Mencari tahu segala tentangmu adalah caraku untuk menjawab rasa ingin tahu ku, Mendoakanmu adalah langkah terakhir disaat rindu menggeluti kalbu..
Rindu, cemburu, berharap, kecewa, menyayangi, disakiti, menanti, patah hati..
Aku, mengagumi dalam diam, menanti dalam ketidakpastian, berusaha peduli namun diabaikan, berharap namun dikecewakan, mengejar tapi selalu disia-siakan
Rindu dalam diam, ku ceritakan dalam tulisan, kulabuhkan dengan mendoakan, semoga bisa kau rasakan ada hati yang selalu menantikan
Biarkan aku disini, berusaha untuk memantaskan diri untukmu
Kamu.. Iya kamu,, sifatmu memang sedikit angkuh, sikapmu pun terlalu acuh, terlebih yang ku tahu, kau sering mengeluh, tetapi aku menyukaimu..
Biarkan aku menunggu, sampai aku yakin tidak ada celah untukku
Biarkan aku berjuang, walau hanya dalam persembunyian
Biarkan aku belajar, sampai aku benar-benar mengerti apa itu sabar..
Biarkan aku bertahan, sampai aku merasa bosan.
Jika ku berani melabuhkan rasa, maka bersiaplah aku untuk merasa kecewa dan jangan heran jika aku terluka, karena cinta pada manusia tidak selalu berujung bahagia..
Cintailah aku sebagaimana aku mencintaimu, Karena kau takkan pernah tau seperti apa rasanya cinta dalam diam, yang hanya bisa merasakan kesendirian tanpa bisa mengutarakan, tanpa turut kau rasakan.. Terkadang aku lelah untuk menahan, namun hati ini selalu menyuruh bertahan. Walau semakin lama ku pendam semakin sakit ku rasakan..
Entah ini benar cinta atau hanya sekadar rasa suka
Entah akan tetap bertahta atau hanya sementara
Entah masih tetap sama atau akan berbeda
Begitu banyak perempuan diluar sana yang menginginkan mu, tidak hanya aku. Aku disini hanya duduk terdiam, memandangimu dari kejauhan, menyayanginu hanya sebatas menikmati perasaan yang terpendam, merindukanmu hanya dengan mengadukannya kepada Tuhan.
Sampai kapan perasaan ini kupendam?
Sampai kapan sesak ini kutahan?
Sampai kapan sakit ini kurasakan?
Sampai kapan air mata ini jatuh berderaian?
Selalu kunanti datangnya pagi, berharap semua hal yang terjadi hanyalah sebatas mimpi
Ingin melupakan tapi masih dikelilingi rasa penasaran
Ingin pergi menghilang tapi hati masih selalu merindukan
Ingin terus bertahan tapi tak pernah kutemukan hasil yang diinginkan
Ingin diam dan menetralkan perasaan tapi dia selalu muncul dalam ingatan
Seringkali aku meminta menghapuskan segala perasaan yang ada, Karna aku tidak ingin terlena pada cinta yang belum saatnya, Aku lelah terluka, karna jatuh pada tempat yang salah, Aku pun tak ingin berdosa, karna terlalu merasakan cinta pada selain Dia
Terkadang aku ingin seperti dulu, menjadi seorang yang tak pernah mengenalmu, yang hanya memiliki perasaan biasa saja, tak ada rasa suka, tak ada rasa sayang, dan tak ada rasa takut kehilangan..
Ajari aku agar bisa sepertimu, yang selalu acuh, yang tak mudah memberi hati pada dia yang menginginkanmu, yang tidak peduli dengan dia yang selalu mencurahkan perhatiannya hanya untukmu..
Aku cukup menyadari keberadaanku tak pernah kau inginkan, bahkan jika aku pergi pun takkan pernah kau pedulikan
Haruskah aku terus berjuang?, sementara aku selalu kau abaikan? Dan haruskah aku tetap bertahan sementara kehadiranku tak pernah kau inginkan?
Pergilah
Kini ku menyerah
Kini ku mulai lelah
Aku lebih memilih untuk mengalah
Untukku,
Wahai diri, sadarilah bahwa orang yang kau tunggu tidak pernah menginginkanmu.. Dan kau hati,, ikhlaskanlah, karena dia tidak akan bisa membalas perasaan ini...
AiDetiLestari @Coretan harianku
Dariku @ira.gusmiarti untukmu
Rindu, cemburu, berharap, kecewa, menyayangi, disakiti, menanti, patah hati..
Aku, mengagumi dalam diam, menanti dalam ketidakpastian, berusaha peduli namun diabaikan, berharap namun dikecewakan, mengejar tapi selalu disia-siakan
Rindu dalam diam, ku ceritakan dalam tulisan, kulabuhkan dengan mendoakan, semoga bisa kau rasakan ada hati yang selalu menantikan
Biarkan aku disini, berusaha untuk memantaskan diri untukmu
Kamu.. Iya kamu,, sifatmu memang sedikit angkuh, sikapmu pun terlalu acuh, terlebih yang ku tahu, kau sering mengeluh, tetapi aku menyukaimu..
Biarkan aku menunggu, sampai aku yakin tidak ada celah untukku
Biarkan aku berjuang, walau hanya dalam persembunyian
Biarkan aku belajar, sampai aku benar-benar mengerti apa itu sabar..
Biarkan aku bertahan, sampai aku merasa bosan.
Jika ku berani melabuhkan rasa, maka bersiaplah aku untuk merasa kecewa dan jangan heran jika aku terluka, karena cinta pada manusia tidak selalu berujung bahagia..
Cintailah aku sebagaimana aku mencintaimu, Karena kau takkan pernah tau seperti apa rasanya cinta dalam diam, yang hanya bisa merasakan kesendirian tanpa bisa mengutarakan, tanpa turut kau rasakan.. Terkadang aku lelah untuk menahan, namun hati ini selalu menyuruh bertahan. Walau semakin lama ku pendam semakin sakit ku rasakan..
Entah ini benar cinta atau hanya sekadar rasa suka
Entah akan tetap bertahta atau hanya sementara
Entah masih tetap sama atau akan berbeda
Begitu banyak perempuan diluar sana yang menginginkan mu, tidak hanya aku. Aku disini hanya duduk terdiam, memandangimu dari kejauhan, menyayanginu hanya sebatas menikmati perasaan yang terpendam, merindukanmu hanya dengan mengadukannya kepada Tuhan.
Sampai kapan perasaan ini kupendam?
Sampai kapan sesak ini kutahan?
Sampai kapan sakit ini kurasakan?
Sampai kapan air mata ini jatuh berderaian?
Selalu kunanti datangnya pagi, berharap semua hal yang terjadi hanyalah sebatas mimpi
Ingin melupakan tapi masih dikelilingi rasa penasaran
Ingin pergi menghilang tapi hati masih selalu merindukan
Ingin terus bertahan tapi tak pernah kutemukan hasil yang diinginkan
Ingin diam dan menetralkan perasaan tapi dia selalu muncul dalam ingatan
Seringkali aku meminta menghapuskan segala perasaan yang ada, Karna aku tidak ingin terlena pada cinta yang belum saatnya, Aku lelah terluka, karna jatuh pada tempat yang salah, Aku pun tak ingin berdosa, karna terlalu merasakan cinta pada selain Dia
Terkadang aku ingin seperti dulu, menjadi seorang yang tak pernah mengenalmu, yang hanya memiliki perasaan biasa saja, tak ada rasa suka, tak ada rasa sayang, dan tak ada rasa takut kehilangan..
Ajari aku agar bisa sepertimu, yang selalu acuh, yang tak mudah memberi hati pada dia yang menginginkanmu, yang tidak peduli dengan dia yang selalu mencurahkan perhatiannya hanya untukmu..
Aku cukup menyadari keberadaanku tak pernah kau inginkan, bahkan jika aku pergi pun takkan pernah kau pedulikan
Haruskah aku terus berjuang?, sementara aku selalu kau abaikan? Dan haruskah aku tetap bertahan sementara kehadiranku tak pernah kau inginkan?
Pergilah
Kini ku menyerah
Kini ku mulai lelah
Aku lebih memilih untuk mengalah
Untukku,
Wahai diri, sadarilah bahwa orang yang kau tunggu tidak pernah menginginkanmu.. Dan kau hati,, ikhlaskanlah, karena dia tidak akan bisa membalas perasaan ini...
AiDetiLestari @Coretan harianku
Dariku @ira.gusmiarti untukmu
Minggu, 05 Maret 2017
Renungan Hati
Aku pernah tak sadari arti hidup ini
Mengapa kita hidup di dunia untuk sementara?
Ternyata kita memang harus bisa jadi manusia yg bisa beramal dan berguna bagi semua
Seperti langit dan bumi, seperti matahari..
Ya Allah berilah petunjuk-Mu
Ya Allah limpahkanlah rahmat-Mu
Semua hidupku dan matiku kuserahkan kepada-Mu
Tuhan tak pernah melihat siapa diri kita..
Hanyalah amal, iman, dan taqwa jadi pembeda..
Ya Allah berilah petunjuk-Mu
Ya Allah limpahkanlah rahmat-Mu
Semua hidupku dan matiku kuserahkan kepada-Mu
Wirda Mansur ~ Renungan Hati
Mengapa kita hidup di dunia untuk sementara?
Ternyata kita memang harus bisa jadi manusia yg bisa beramal dan berguna bagi semua
Seperti langit dan bumi, seperti matahari..
Ya Allah berilah petunjuk-Mu
Ya Allah limpahkanlah rahmat-Mu
Semua hidupku dan matiku kuserahkan kepada-Mu
Tuhan tak pernah melihat siapa diri kita..
Hanyalah amal, iman, dan taqwa jadi pembeda..
Ya Allah berilah petunjuk-Mu
Ya Allah limpahkanlah rahmat-Mu
Semua hidupku dan matiku kuserahkan kepada-Mu
Wirda Mansur ~ Renungan Hati
Jumat, 17 Februari 2017
Allah, You are my life
Oh Allah...
Your The Light that shines above...
Your The Reason I never give up...
Your The One I try, for live my life, for give up all I have...
Your The Melody...
Your The Key...
All The Inspiration I need...
And one time get thought I know You'll stand by me..
You're The Love I need..
The One who is guiding me...
And You know my destiny...
For You are The Light...
And You're my life...
You're The Love I need..
The One who is guiding me...
And You know my destiny...
For You are The Light...
And You're my life...
Oh Allah...
Kau-lah Cahaya yg bersinar dari atas...
Kau-lah alasan mengapa aku tak mudah menyerah..
Kepada-Mu lah aku selalu berdoa untuk hidup di kehidupanku...
Kau lah yg mengajarkanku untuk selalu bersyukur...
Kaulah inspirasi yang aku butuhkan...
Aku tahu kau selalu bersamaku, Allah...
Kaulah cinta yang aku butuhkan..
Seorang yang membimbingku..
Dan Kau tau takdirku..
Kau lah cahaya
Dan Kau lah hodupku..
Kaulah inspirasi yang aku butuhkan...
Aku tahu kau selalu bersamaku, Allah...
Kaulah cinta yang aku butuhkan..
Seorang yang membimbingku..
Dan Kau tau takdirku..
Kau lah cahaya
Dan Kau lah hodupku..
Langganan:
Komentar (Atom)
Hidup dengan Perbandingan?
Ini tentang manusia lemah yang selalu bungkam, kelakarnya mengambang di permukaan, yang hanya mampu memainkan senandika tanpa tata krama. M...
-
Pilihan menyadarkanku akan sebuah keyakinan. Tentang pengambilan satu keputusan yang akan berpengaruh besar terhadap perubahan hidup ke depa...
-
Rindu. Diatas sajadah kutitipkan. Derai cinta yang pernah Engkau berikan. Meski jarak jauh tak terbayangkan. PadaMu ku persaksikan. Cint...
-
Bumi dan Air Bumi dan air adalah kehidupan. Manfaatnya dirasakan oleh setiap insan. Aku mencintai lingkungan. Kamu pun tiada enggan me...



